Senin, 30 Desember 2013

Penerapan IQ, EQ, dan SQ dalam Dunia Pendidikan

v  PENGERTIAN
IQ (Intelligence Quotients) adalah istilah untuk menggambarkan suatu tingkat kecerdasan manusia (pasiak 2008). kemampuan seseorang mengenai intelektual, analisis, logika, dan rasio seseorang. IQ merupakan kecerdasan otak untuk menerima, menyimpan, dan mengolah informasi menjadi fakta.
EQ (Emotional Quotients) adalah kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosinya baik dalam keadaan senang maupun sulit (pasiak 2008). Istilah untuk kemampuan mengenali perasaan sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri, serta kemampuan mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan orang lain.
SQ (Spiritual Quotients) adalah kemampuan yang dimiliki seseorang dalam menyelesaika masalah dengan nilai spiritual. Kemampuan untuk mengerti dan memberi makna pada apa yang di hadapi dalam kehidupan, sehingga seseorang akan memiliki fleksibilitas dalam menghadapi persoalan dimasyarakat.

v  KETERKAITAN IQ, EQ, SQ
IQ, SQ, maupun SQ sangat berperan penting dalam dunia pendidikan. Ketiga kecerdasan itu haruslah dimiliki seimbang agar dapat disebut sebagai orang yang terpelajar. Ketiga kecerdasan ini juga sebagai penentu kesuksesan seseorang. Sebagaimana kita tau sekedar cerdas intelektual saja tidak cukup, maka haruslah didampingi dengan cerdas emosional dan spritual.  Biasanya orang yang mempunyai kecerdasan spiritual yang mendalam akan otomatis cerdas dalam emosionalnya. Setiap orang memiliki IQ yang tidak sama begitupun EQ dan SQ biasanya tidak diajarkan secara teoritis di sekolah, namun kecerdasan ini dapat ditingkatkan melalui lingkungan yang baik dan juga contoh dan pembiasaan yang baik pula.

v  CONTOH PENERAPAN
Contoh penerapan IQ  : orang yang cerdas IQ akan pintar dalam belajar, dapat mengaplikasikan teori teori yang dia pelajari, kemampuan olahraga dan musik, dapat mampu menalar dengan cepat, dapat menyelesaikan masalah, kemampuan berbahasa,  dan lain lain.
Contoh penerapan EQ   : orang yang cerdas EQ akan pandai bersosialisasi dengan lingkungan sekitar baik di rumah maupun di sekolah, pandai bergaul dan berteman, pandai dalam beretika dan berprilaku, pandai mengatur emosi pada saat yang tepat, memiliki empati yang besar, dan lain lain.
Contoh penerapan SQ   : orang yang cerdas SQ akan pandai mengatur waktu untuk beribadah, dapat mengetahui mana yang salah dan mana yang benar, mengingatkan kepada teman-temannya ketika sudah masuk waktu beribadah,  mampu memaknai setiap kegiatan adalah ibadah, mampu menyeimbangkan kepentingan akhirat dan kepentingan dunia,  pandai memaknai semua yang ada di bumi ini sebagai karunia Tuhan.

v  KESIMPULAN
      Sebagai seseorang yang terpelajar, maka kita harus memiliki dan menerapkan IQ, EQ, dan SQ dalam kehidupan secara seimbang. Menjadi pribadi yang dapat menerapkan IQ, EQ, dan SQ agar menjadi seseorang yang berguna dan bernilai tinggi di masyarakat.

v  SUMBER DAN DAFTAR PUSTAKA
-Agustian, Ary Ginanjar. 2005. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual.           Jakarta: Penerbit Arga

Tidak ada komentar: