v PENGERTIAN
IQ (Intelligence Quotients)
adalah istilah untuk menggambarkan suatu
tingkat kecerdasan manusia (pasiak 2008). kemampuan seseorang mengenai
intelektual, analisis, logika, dan rasio seseorang. IQ merupakan kecerdasan
otak untuk menerima, menyimpan, dan mengolah informasi menjadi fakta.
EQ (Emotional Quotients) adalah kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosinya baik dalam
keadaan senang maupun sulit (pasiak 2008). Istilah untuk kemampuan mengenali
perasaan sendiri dan perasaan orang lain, kemampuan memotivasi diri sendiri,
serta kemampuan mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan orang lain.
SQ (Spiritual Quotients) adalah kemampuan yang dimiliki seseorang dalam menyelesaika
masalah dengan nilai spiritual. Kemampuan untuk mengerti dan memberi makna pada
apa yang di hadapi dalam kehidupan, sehingga seseorang akan memiliki
fleksibilitas dalam menghadapi persoalan dimasyarakat.
v KETERKAITAN IQ, EQ, SQ
IQ, SQ, maupun SQ sangat berperan penting dalam
dunia pendidikan. Ketiga kecerdasan itu haruslah dimiliki seimbang agar dapat
disebut sebagai orang yang terpelajar. Ketiga kecerdasan ini juga sebagai
penentu kesuksesan seseorang. Sebagaimana kita tau sekedar cerdas intelektual
saja tidak cukup, maka haruslah didampingi dengan cerdas emosional dan
spritual. Biasanya orang yang mempunyai
kecerdasan spiritual yang mendalam akan otomatis cerdas dalam emosionalnya. Setiap
orang memiliki IQ yang tidak sama begitupun EQ dan SQ biasanya tidak diajarkan
secara teoritis di sekolah, namun kecerdasan ini dapat ditingkatkan melalui
lingkungan yang baik dan juga contoh dan pembiasaan yang baik pula.
v CONTOH PENERAPAN
Contoh penerapan IQ : orang yang cerdas IQ
akan pintar dalam belajar, dapat mengaplikasikan teori teori yang dia pelajari,
kemampuan olahraga dan musik, dapat mampu menalar dengan cepat, dapat
menyelesaikan masalah, kemampuan berbahasa, dan lain lain.
Contoh penerapan EQ : orang yang cerdas EQ akan
pandai bersosialisasi dengan lingkungan sekitar baik di rumah maupun di
sekolah, pandai bergaul dan berteman, pandai dalam beretika dan berprilaku,
pandai mengatur emosi pada saat yang tepat, memiliki empati yang besar, dan
lain lain.
Contoh penerapan SQ : orang yang cerdas SQ akan
pandai mengatur waktu untuk beribadah, dapat mengetahui mana yang salah dan
mana yang benar, mengingatkan kepada teman-temannya ketika sudah masuk waktu
beribadah, mampu memaknai setiap
kegiatan adalah ibadah, mampu menyeimbangkan kepentingan akhirat dan
kepentingan dunia, pandai memaknai semua
yang ada di bumi ini sebagai karunia Tuhan.
v KESIMPULAN
Sebagai seseorang yang terpelajar, maka kita harus memiliki dan menerapkan IQ, EQ, dan SQ dalam kehidupan secara seimbang. Menjadi pribadi yang dapat menerapkan IQ, EQ, dan SQ agar menjadi seseorang yang berguna dan bernilai tinggi di masyarakat.
Sebagai seseorang yang terpelajar, maka kita harus memiliki dan menerapkan IQ, EQ, dan SQ dalam kehidupan secara seimbang. Menjadi pribadi yang dapat menerapkan IQ, EQ, dan SQ agar menjadi seseorang yang berguna dan bernilai tinggi di masyarakat.
v
SUMBER DAN DAFTAR PUSTAKA
-Agustian, Ary Ginanjar. 2005. Rahasia
Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual. Jakarta: Penerbit Arga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar