Terkadang ada hal hal yang ingin sekali kita lupakan tapi tak bisa.
Atau terkadang ada hal hal yang ingin sekali kita abaikan tapi malah terpikirkan terus dan bahkan hadir di mimpi kita.
Sejatinya kita tidak akan bisa membohongi diri kita sendiri.
Bisa jadi kita ingin melupakan sesuatu hal, padahal hal tersebut benar benar hal yang paling kita ingat.
Bisa jadi hal yang kita abaikan, malah hal penting bagi kita.
Atau bisa saja hal hal yang menurut kita baik tapi malah sangat buruk bagi kita.
Dan sangat bisa jadi orang yang sangat kita sayangi adalah orang yang paling banyak melukai hati kita.
Sejatinya kita tidak bisa membohongi diri kita sendiri.
Coba saja di cek lagi ke belakang. Alasan kita ingin melupakan sesuatu itu apa.
Sebagian besar orang ingin melupakan sesuatu hal yang sangat menyakitkan hati.
Benarkah?
Apakah sebegitu menyakitkannya? Sehinga kita benar benar tak bisa melupakan?
Hey, mengapa kita gak berdamai saja? Iya berdamai dengan masa lalu. Seperti kata bang Tere Liye.
Tak perlu kita melupakan masa lalu yang kelam itu. Kita hanya perlu memaafkan diri kita sendiri, seikhlas ikhlasnya. Bagaimana caranya? Yang tau caranya ya diri kita sendiri.
Hey, atau kita lebih memilih mengapung? Iya kalau ini kata Aulia Rahma. Mengapung seperti balok kayu diatas permukaan laut.
Membiarkannya tapi tetap mendoakannya.
Tetap ikhlas walau tidak bisa memilih.
Tetap tulus berdoa walaupun sangat perih.
Bukankah hidup emang butuh penerimaan? Penerimaan yang indah.
Bukankah hidup memang harus dimengerti dan dipahami? Dengan pemahaman yang tulus.
Dan kejadian masa lalu sebagian dari hidup bukan? Tetap harus diterima, dimengerti, dan dipahami juga bukan?
Hey, bersabarlah. Kejadian masa lalu akan menjadikan kita semakin kuat.
Karena Tuhan sudah berjanji tidak akan memberikan masalah melebihi batas kemampuan hambanya.
Kita seharusnya bersyukur mungkin diluar sana banyak orang yang menghadapi masa lalu yang lebih luar biasa menyakitkan daripada yang kita punya.
Dan jika mereka bisa ikhlas kenapa kita tidak?
🙋🙋
1 komentar:
whoa ! Nice pung, iya nih gue juga lagi usaha damai sm masa lalu gue :))
Posting Komentar